Pernah menerima notifikasi bahwa paket sedang dalam perjalanan menuju alamat Anda?

Tahap perjalanan tersebut merupakan bagian dari last mile delivery. Meskipun disebut “last mile”, tahap ini justru menjadi salah satu bagian penting dalam rantai distribusi karena menghubungkan barang dari titik distribusi terakhir hingga ke penerima.

Bagi bisnis, last mile delivery bukan sekadar mengantarkan barang. Kecepatan, ketepatan alamat, kondisi barang, hingga visibilitas pengiriman dapat memengaruhi pengalaman pelanggan.

Lalu, apa sebenarnya last mile delivery dan mengapa perannya penting dalam distribusi?

Apa Itu Last Mile Delivery?

Last mile delivery adalah tahap akhir dalam proses distribusi, yaitu ketika barang dikirim dari fasilitas atau titik distribusi terakhir menuju lokasi penerima.

Titik distribusi tersebut dapat berupa gudang, distribution center, fulfillment center, atau lokasi transit lainnya.

Sebagai gambaran sederhana, alur distribusi dapat terlihat seperti ini:

Supplier → Gudang → Distribution Center → Last Mile → Customer

Dalam praktiknya, alur tersebut dapat berbeda tergantung model bisnis dan jenis distribusi yang digunakan.

Untuk bisnis yang memiliki banyak titik pengiriman, pengelolaan last mile menjadi semakin penting karena setiap perjalanan memiliki tujuan dan kebutuhan yang berbeda.

Mengapa Last Mile Delivery Penting?

Last mile merupakan tahap ketika barang akhirnya sampai ke tangan penerima. Karena itu, keberhasilan proses distribusi tidak hanya ditentukan oleh bagaimana barang berangkat dari gudang, tetapi juga bagaimana barang mencapai tujuan akhir.

Ada beberapa aspek yang membuat last mile penting bagi bisnis.

1. Menentukan Kecepatan Pengiriman

Pelanggan tentu ingin barang diterima sesuai estimasi.

Keterlambatan pada tahap akhir dapat membuat keseluruhan proses distribusi menjadi lebih lama. Karena itu, penentuan rute, pemilihan kendaraan, dan pengaturan jadwal pengiriman perlu dilakukan secara tepat.

2. Mempengaruhi Pengalaman Pelanggan

Barang yang tiba tepat waktu dan dalam kondisi baik dapat mendukung pengalaman pelanggan.

Sebaliknya, keterlambatan atau masalah saat pengiriman dapat menimbulkan komplain, terutama ketika pelanggan sudah menerima estimasi waktu kedatangan.

Itulah sebabnya informasi status pengiriman juga semakin penting. Pelanggan maupun perusahaan dapat mengetahui posisi dan perkembangan perjalanan barang.

3. Membantu Menjaga Kondisi Barang

Tahap terakhir bukan berarti risikonya lebih kecil.

Barang masih dapat mengalami benturan, kesalahan penanganan, atau kerusakan selama perjalanan. Pemilihan kendaraan dan metode penanganan perlu disesuaikan dengan karakteristik barang.

Untuk produk tertentu, kebutuhan pengiriman juga dapat mencakup perlindungan tambahan atau kondisi kendaraan tertentu.

4. Berpengaruh pada Efisiensi Distribusi

Pengiriman ke banyak lokasi dapat menghasilkan jarak tempuh yang panjang apabila rute tidak direncanakan dengan baik.

Karena itu, pengelolaan rute menjadi bagian penting dalam last mile delivery. Pengelompokan tujuan, penentuan urutan pengiriman, serta pemilihan armada dapat membantu membuat perjalanan lebih terencana.

Apa Bedanya Last Mile dengan Distribusi Sebelumnya?

Last mile bukan keseluruhan proses logistik.

Sebelum barang mencapai tahap terakhir, barang dapat melewati beberapa proses distribusi terlebih dahulu.

Misalnya:

Supplier → Pelabuhan → Gudang → Distribution Center → Hub → Customer

Pengiriman dari supplier menuju gudang merupakan bagian dari inbound logistics. Sementara itu, pengiriman dari gudang atau distribution center menuju titik penerima dapat masuk dalam proses outbound distribution.

Ketika barang bergerak dari titik distribusi terakhir menuju penerima, proses tersebut disebut last mile delivery.

Dengan memahami perbedaannya, perusahaan dapat menentukan bagian mana yang perlu dioptimalkan sesuai kebutuhan distribusi.

Tantangan dalam Last Mile Delivery

Mengelola pengiriman tahap akhir tidak selalu mudah. Terutama ketika jumlah tujuan semakin banyak.

Beberapa tantangan yang sering muncul antara lain:

Karena itu, last mile membutuhkan perencanaan yang tidak hanya berfokus pada kendaraan, tetapi juga pada keseluruhan perjalanan.

Bagaimana Cara Mengoptimalkan Last Mile Delivery?

Optimalisasi last mile dapat dimulai dari perencanaan distribusi.

Pertama, perusahaan perlu mengetahui karakteristik barang dan tujuan pengiriman. Data tersebut dapat digunakan untuk menentukan kendaraan yang sesuai.

Selanjutnya, rute pengiriman dapat direncanakan berdasarkan lokasi dan jadwal penerimaan. Pengelompokan beberapa tujuan dalam satu perjalanan juga dapat dipertimbangkan apabila sesuai dengan kebutuhan operasional.

Selain itu, tracking dan monitoring kendaraan dapat membantu perusahaan mengetahui perkembangan perjalanan secara lebih jelas. Ketika terjadi kendala, tim dapat melakukan koordinasi lebih cepat.

Yang tidak kalah penting adalah melakukan evaluasi. Data perjalanan, waktu tempuh, tingkat keterlambatan, dan penggunaan kendaraan dapat menjadi bahan untuk memperbaiki proses distribusi berikutnya.

Last Mile Bukan Sekadar Perjalanan Terakhir

Last mile memang merupakan tahap terakhir dalam perjalanan barang. Namun, dampaknya terhadap keseluruhan distribusi cukup besar.

Jika proses sebelumnya sudah berjalan dengan baik tetapi barang terlambat sampai ke penerima, tujuan distribusi tetap belum tercapai secara optimal.

Karena itu, perusahaan perlu melihat last mile sebagai bagian dari strategi distribusi secara keseluruhan, bukan hanya sebagai aktivitas pengantaran.

Mulai dari pemilihan armada, perencanaan rute, pengaturan jadwal, pengamanan barang, hingga monitoring perjalanan perlu dikelola secara terkoordinasi.

Fastruck menyediakan solusi transportasi dan distribusi untuk membantu bisnis mengelola kebutuhan pengiriman secara lebih terencana. Dengan dukungan jaringan armada, TMS, serta monitoring perjalanan, kebutuhan distribusi dapat disesuaikan dengan karakteristik barang dan tujuan pengiriman.

Butuh solusi trucking dan distribusi untuk kebutuhan bisnis Anda? Konsultasikan kebutuhan pengiriman bersama Fastruck.

Footer Fasdeli Group

Fasdeli Group — solusi bagi kebutuhan bisnis Anda untuk mendukung proses logistik, fulfillment, impor, keuangan, dan pengiriman lintas negara.