Memilih truk untuk kebutuhan distribusi tidak cukup hanya berdasarkan ukuran kendaraan. Jenis barang, volume muatan, berat barang, jarak pengiriman, hingga kondisi rute juga perlu dipertimbangkan.

Salah memilih armada dapat membuat kapasitas kendaraan tidak optimal. Bahkan, jika kebutuhan muatan tidak sesuai dengan kendaraan yang digunakan, biaya dan proses distribusi bisa menjadi kurang efisien.

Karena itu, sebelum menyewa truk, penting untuk memahami perbedaan beberapa jenis armada yang umum digunakan untuk kebutuhan distribusi, seperti CDD, Fuso, Tronton, dan Trailer.

CDD, Fuso, Tronton, dan Trailer Itu Apa?

Keempat jenis kendaraan ini memiliki karakteristik dan kapasitas yang berbeda. Pemilihannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengiriman.

Jenis TrukGambaran UmumCocok untuk
CDDKendaraan dengan ukuran relatif lebih kecilDistribusi dalam kota dan muatan menengah
FusoMemiliki kapasitas lebih besar dibanding CDDDistribusi antarkota dan muatan yang lebih banyak
TrontonKendaraan dengan kapasitas angkut lebih besarMuatan berat dan distribusi volume besar
TrailerKendaraan dengan kombinasi tractor head dan trailerMuatan besar, container, atau kebutuhan proyek tertentu

Angka kapasitas aktual dapat berbeda tergantung konfigurasi kendaraan, karoseri, jenis muatan, serta ketentuan operasional yang berlaku. Karena itu, kebutuhan pengiriman sebaiknya dihitung terlebih dahulu sebelum menentukan armada.

1. CDD

CDD atau Colt Diesel Double merupakan salah satu armada yang banyak digunakan untuk kebutuhan distribusi.

Ukurannya relatif lebih kecil dibanding Fuso dan Tronton sehingga dapat menjadi pilihan untuk pengiriman dengan volume dan berat muatan yang masih sesuai dengan kapasitas kendaraan.

CDD dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan distribusi, terutama ketika akses lokasi menjadi salah satu pertimbangan.

Contohnya adalah pengiriman dari gudang menuju toko, distributor, atau lokasi pelanggan dalam wilayah perkotaan maupun antarkota tertentu.

Pertimbangkan CDD jika:

2. Fuso

Fuso memiliki kapasitas yang lebih besar dibandingkan CDD dan banyak digunakan untuk kebutuhan distribusi dengan muatan yang lebih banyak.

Dengan ukuran kendaraan yang lebih besar, Fuso dapat menjadi pilihan ketika kapasitas CDD sudah tidak mencukupi, tetapi kebutuhan belum memerlukan armada yang lebih besar seperti Tronton.

Fuso dapat digunakan untuk distribusi antarkota maupun kebutuhan pengiriman dengan volume yang lebih besar.

Pertimbangkan Fuso jika:

3. Tronton

Tronton memiliki kapasitas angkut yang lebih besar dan umumnya digunakan untuk kebutuhan distribusi dengan muatan berat atau volume yang besar.

Karena dimensinya lebih besar, penggunaan Tronton perlu mempertimbangkan kondisi jalan, akses lokasi, serta aturan yang berlaku pada rute pengiriman.

Untuk perusahaan yang perlu memindahkan barang dalam jumlah besar, Tronton dapat menjadi salah satu opsi armada yang dipertimbangkan.

Pertimbangkan Tronton jika:

4. Trailer

Trailer memiliki karakteristik yang berbeda dari CDD, Fuso, dan Tronton.

Pada umumnya, trailer menggunakan tractor head yang menarik bagian trailer sebagai tempat membawa muatan. Jenis ini banyak digunakan untuk kebutuhan muatan besar, termasuk pengangkutan container atau kebutuhan proyek tertentu.

Pemilihan trailer membutuhkan perencanaan yang lebih detail karena dimensi dan karakteristik kendaraannya. Rute, akses lokasi, jenis muatan, hingga kebutuhan loading dan unloading perlu diperhitungkan.

Pertimbangkan Trailer jika:

Jadi, Mana yang Harus Dipilih?

Tidak ada satu jenis truk yang cocok untuk semua kebutuhan.

Pemilihan armada sebaiknya dimulai dari barang yang akan dikirim, bukan dari jenis truk yang ingin digunakan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

Berat dan volume muatan
Hitung terlebih dahulu seberapa besar dan berat barang yang akan dikirim.

Jenis barang
Karakteristik barang dapat menentukan jenis kendaraan dan kebutuhan perlindungan selama perjalanan.

Rute pengiriman
Jarak bukan satu-satunya pertimbangan. Kondisi jalan, akses menuju lokasi, dan karakteristik rute juga perlu diperhatikan.

Lokasi loading dan unloading
Pastikan kendaraan dapat masuk dan melakukan proses bongkar muat di lokasi tujuan.

Jadwal pengiriman
Kebutuhan distribusi rutin dan pengiriman satu kali perjalanan dapat membutuhkan solusi armada yang berbeda.

Jangan Hanya Melihat Kapasitas

Kesalahan yang sering terjadi adalah memilih truk hanya berdasarkan kapasitas muatan.

Padahal, kendaraan yang terlalu besar belum tentu menjadi pilihan yang tepat jika akses lokasi tidak mendukung. Sebaliknya, kendaraan yang terlalu kecil dapat membuat barang harus dibagi ke beberapa perjalanan.

Karena itu, pemilihan armada perlu mempertimbangkan keseluruhan kebutuhan distribusi.

Dengan perencanaan yang tepat, perusahaan dapat menentukan kendaraan yang sesuai dengan muatan, rute, dan tujuan pengiriman.

Fastruck Bantu Sesuaikan Armada dengan Kebutuhan

Fastruck menyediakan solusi trucking untuk kebutuhan distribusi bisnis dengan pilihan armada yang dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan pengiriman.

Tim Fastruck terlebih dahulu memahami kebutuhan customer, kemudian membantu menentukan solusi armada berdasarkan jenis barang, volume, berat, rute, lokasi tujuan, dan kebutuhan perjalanan.

Fastruck melayani kebutuhan trip-based maupun dedicated fleet, didukung jaringan vendor trucking serta monitoring perjalanan.

Jadi, Anda tidak perlu sekadar memilih truk berdasarkan nama atau ukurannya. Yang lebih penting adalah memastikan armada yang digunakan sesuai dengan kebutuhan pengiriman.

Jika Anda masih bingung menentukan CDD, Fuso, Tronton, atau Trailer untuk kebutuhan bisnis, Fastruck siap membantu menyesuaikan solusi trucking berdasarkan kebutuhan distribusi Anda.

Fasdeli Group — solusi bagi kebutuhan bisnis Anda untuk mendukung proses logistik, fulfillment, impor, keuangan, dan pengiriman lintas negara.