
Banyak bisnis fokus ke ongkir paling murah, tapi lupa satu hal penting: pemilihan armada. Salah pilih truk bisa berujung pada keterlambatan, biaya tambahan, bahkan kerusakan barang.
Padahal, dengan memilih armada yang tepat, pengiriman bisa lebih cepat, aman, dan efisien. Berikut tips yang perlu kamu perhatikan sebelum menentukan jenis truk untuk distribusi.
Sesuaikan dengan Jenis dan Karakter Barang
Setiap barang punya kebutuhan berbeda. Barang ringan, berat, mudah pecah, atau membutuhkan perlindungan khusus tidak bisa diperlakukan sama.
Barang kecil dan ringan bisa menggunakan armada seperti CDE. Untuk muatan lebih besar, CDD atau Fuso lebih cocok. Jika barang membutuhkan akses loading dari samping, wingbox bisa jadi pilihan.
Kesalahan paling sering adalah memaksakan barang ke armada yang tidak sesuai. Ini berisiko merusak barang dan memperlambat proses.
Perhatikan Volume dan Kapasitas Muatan
Jangan hanya lihat berat, tapi juga volume barang. Banyak kasus di mana kapasitas tonase cukup, tapi ruang tidak mencukupi.
Jika muatan sudah mendekati penuh, lebih efisien menggunakan konsep full truck load. Jika tidak penuh, bisa mempertimbangkan less than truck load untuk menekan biaya.
Pemilihan ini akan sangat berpengaruh pada cost per trip.
Cek Jarak dan Rute Pengiriman
Jarak dan kondisi rute juga menentukan jenis armada yang digunakan. Untuk dalam kota, armada kecil lebih fleksibel dan cepat.
Untuk antar kota atau jarak jauh, armada besar seperti Fuso atau trailer lebih efisien. Selain itu, kondisi jalan juga perlu diperhatikan, terutama untuk area dengan akses terbatas.
Tanpa perhitungan ini, pengiriman bisa terhambat di tengah jalan.