Memilih truk untuk mengirim barang tidak cukup hanya dengan melihat ukuran bak atau jenis kendaraannya. Yang lebih penting adalah memastikan kapasitas muatan sesuai dengan berat, volume, dan karakteristik barang yang akan dikirim.

Kesalahan dalam menghitung kapasitas dapat membuat ruang muatan tidak optimal. Sebaliknya, muatan yang terlalu berat juga dapat menimbulkan risiko terhadap kendaraan, barang, dan keselamatan selama perjalanan.

Lalu, bagaimana cara menghitung kapasitas muatan truk dengan benar?

Kapasitas Muatan Truk Tidak Hanya Berdasarkan Ukuran Bak

Secara sederhana, kapasitas muatan perlu dilihat dari dua aspek utama, yaitu berat muatan dan volume muatan.

Berat berkaitan dengan berapa kilogram atau ton barang yang dapat dibawa. Sementara volume berkaitan dengan seberapa besar ruang yang dibutuhkan oleh barang.

Jadi, truk dengan ruang besar belum tentu cocok untuk barang yang memiliki berat tinggi. Sebaliknya, barang yang ringan tetapi berukuran besar dapat memenuhi ruang bak sebelum mencapai batas berat kendaraan.

Karena itu, perhitungan sebaiknya mempertimbangkan keduanya.

1. Hitung Berat Total Barang

Langkah pertama adalah mengetahui berat seluruh barang yang akan dikirim.

Rumus sederhananya:

Berat Total = Jumlah Barang × Berat per Barang

Contohnya, sebuah perusahaan memiliki 200 karton dengan berat masing-masing 15 kg.

200 × 15 kg = 3.000 kg atau 3 ton

Artinya, total berat barang yang perlu diangkut adalah sekitar 3 ton.

Namun, angka tersebut belum otomatis menentukan jenis truk. Kapasitas kendaraan dan ketentuan muatan tetap perlu diperiksa terlebih dahulu.

2. Hitung Volume Barang

Selain berat, volume juga perlu dihitung, terutama jika barang memiliki ukuran besar.

Rumus volume satu barang:

Panjang × Lebar × Tinggi

Misalnya, satu karton memiliki ukuran:

Maka volumenya:

60 × 40 × 50 = 120.000 cm³

Jika dikonversikan ke meter kubik:

120.000 cm³ = 0,12 m³

Jika jumlahnya 200 karton:

200 × 0,12 m³ = 24 m³

Jadi, total volume barang adalah sekitar 24 m³.

3. Bandingkan Berat dan Volume dengan Kapasitas Truk

Setelah mengetahui berat dan volume barang, langkah berikutnya adalah membandingkannya dengan kapasitas kendaraan yang tersedia.

Misalnya, hasil perhitungan menunjukkan:

Total barang:

Sementara kendaraan yang akan digunakan memiliki kapasitas ruang dan batas muatan tertentu.

Jika ruang kendaraan mencukupi tetapi batas beratnya tidak sesuai, kendaraan tersebut tidak dapat dipilih hanya karena barang masih terlihat muat secara fisik.

Begitu juga sebaliknya. Jika berat masih aman tetapi volume barang terlalu besar, seluruh barang mungkin tidak dapat dimuat dalam satu perjalanan.

4. Perhatikan Berat Kendaraan dan Batas Muatan

Dalam praktiknya, perhitungan kapasitas tidak hanya melihat berat barang.

Ada beberapa istilah penting yang perlu dipahami, seperti:

GVW (Gross Vehicle Weight)
Berat total kendaraan ketika membawa muatan.

Kerb Weight
Berat kendaraan dalam kondisi siap digunakan tanpa muatan barang.

Secara sederhana, kapasitas muatan dapat diperkirakan dari selisih antara batas berat total kendaraan dan berat kendaraan itu sendiri.

Payload = GVW yang diizinkan − Berat Kendaraan

Namun, angka aktual tetap harus mengacu pada spesifikasi kendaraan dan ketentuan yang berlaku. Konfigurasi kendaraan, dimensi, jenis bodi, jumlah sumbu, serta karakteristik perjalanan dapat memengaruhi batas operasionalnya.

5. Jangan Lupa Memperhitungkan Pola Penempatan Barang

Barang yang secara total masih berada dalam batas kapasitas belum tentu mudah dimuat.

Susunan barang di dalam kendaraan juga penting.

Barang perlu ditempatkan dengan distribusi berat yang baik agar beban tidak terkonsentrasi pada satu bagian kendaraan. Selain itu, barang perlu diamankan agar tidak bergeser selama perjalanan.

Karena itu, load planning menjadi bagian penting dalam proses pengiriman.

Tujuannya bukan hanya membuat semua barang masuk, tetapi memastikan penggunaan ruang dan distribusi beban tetap sesuai.

Contoh Sederhana Perhitungan

Misalnya sebuah perusahaan ingin mengirim:

Maka:

Berat total:

100 × 20 kg = 2.000 kg atau 2 ton

Volume per karton:

0,5 × 0,4 × 0,4 = 0,08 m³

Total volume:

100 × 0,08 m³ = 8 m³

Jadi, kebutuhan pengiriman tersebut adalah sekitar 2 ton dengan volume 8 m³.

Dari data tersebut, perusahaan dapat mulai menentukan kendaraan yang sesuai dengan mempertimbangkan kapasitas payload, ruang muatan, akses jalan, serta karakteristik barang.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menghitung Muatan

Beberapa kesalahan dapat membuat pemilihan armada menjadi kurang tepat, misalnya:

Padahal, pemilihan armada seharusnya dilakukan berdasarkan kebutuhan pengiriman secara keseluruhan.

Kapasitas Muatan Bukan Satu-Satunya Faktor

Perhitungan kapasitas merupakan langkah awal. Setelah itu, masih ada faktor lain yang perlu dipertimbangkan.

Jenis barang, ukuran barang, karakteristik kemasan, jarak pengiriman, kondisi jalan, akses lokasi pickup dan delivery, hingga kebutuhan waktu pengiriman dapat memengaruhi pilihan armada.

Karena itu, kendaraan yang terlihat besar belum tentu menjadi pilihan yang tepat untuk setiap pengiriman.

Fastruck Membantu Menyesuaikan Armada dengan Kebutuhan Pengiriman

Setiap pengiriman memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, pemilihan armada sebaiknya dilakukan setelah memahami kebutuhan barang dan rute yang akan dilalui.

Fastruck membantu kebutuhan trucking dan distribusi dengan pilihan armada yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan pengiriman. Tim Fastruck dapat memahami detail muatan, rute, dan kebutuhan operasional terlebih dahulu sebelum menentukan solusi yang sesuai.

Dengan perencanaan yang tepat, kapasitas kendaraan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan ketentuan muatan.

Jika Anda sedang merencanakan pengiriman barang, jangan hanya bertanya “Truk apa yang cukup besar?”. Pertanyaan yang lebih tepat adalah “Truk seperti apa yang paling sesuai dengan berat, volume, dan kebutuhan pengiriman saya?”

Satu Ekosistem untuk Berbagai Kebutuhan Bisnis

Fasdeli Group hadir untuk membantu bisnis mengelola berbagai kebutuhan, mulai dari impor, freight forwarding, trucking, fulfillment, pengiriman uang, hingga pembiayaan impor.

Temukan layanan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda:

Fasdeli Group, solusi terintegrasi untuk mendukung bisnis Anda.